Selamat Datang di Notebook Sharie

Rabu, 15 Juni 2016

[Resensi] Not A Perfect Wedding


Judul           : Not A Perfect Wedding
Penulis         : Asri Tahir
Editor          : Afrianty P. Pardede
Penerbit       : PT Elex Media Komputindo
Terbit          : 2015
Tebal           : 312 Halaman
ISBN           : 978-602-02-5897-3



BLURB

Raina Winatama
Di hari pernikahanku, aku kehilangan mempelaiku. Bukan karena dia melarikan diri. Tapi dia pergi untuk selamanya.

Prakarsa Dwi Rahardi
Di hari pernikahanku, aku kehilangan mempelaiku. Bukan kerena dia melarikan diri. Tapi aku harus pergi untuk selamanya.

Pramudya Eka Rahardi
Di hari pernikahan adikku, aku harus menjadi mempelai laki-laki. Menjalankan sebuah pernikahan yang harusnya dilakukan oleh adikku, Prakarsa Dwi Rahardi.




Takdir, memisahkan Raina dengan Raka. Namun takdir juga yang mempertemukan Raina dengan Pram.

”Atas nama takdir, terkadang manusia bersembunyi dengan rasa takutnya. Menyalahkan keadaan sebagai rasa pelariannya. Untuk mereka yang percaya takdir, sang sutradara selalu menyimpan kisah manis untukmu, meski dengan cara berliku.”

Raina kehilangan Raka, orang yang sangat dicintainya dan calon imamnya, tepat sehari sebelum acara pernikahannya. Sebelum pergi, Raka menitipkan Raina kepada Pram, kakak satu-satunya yang baru datang dari London. Raka meminta Pram untuk menikahi Raina. Permintaan yang dengan berat hati dikabulkan oleh Pram. Raina tidak tahu dengan rencana tersebut, sampai akhirnya dia melihat sendiri bahwa lelaki yang dihadapannya, yang telah melafalkan ijab kabul, bukanlah Raka.

“Tuhan, kenapa takdir ini yang kamu pilihkan untukku?” (Hal.47)

Di awal pernikahan, Pram selalu mengalah dan sebisa mungkin mengerti perasaan Raina yang sedang berduka. Bukan layaknya hubungan suami-istri, tapi hubungan yang menyerupai kakak-adik. Namun seiring waktu, Raina mulai berdamai dengan kesedihannya. Dia mulai menerima Pram sebagai suaminya. Di saat Raina mulai mencintai Pram, hadir seseorang dari masa lalu Pram yang mulai mengganggu kehidupan pernikahan dirinya dan Pram. Apakah dia harus mempertahankan atau melepaskan Pram untuk bahagia bersama Sashi?

 ***
Ini pertama kali saya membaca karya Asri Tahir. Saya sangat menikmati alur cerita dan gaya bahasa Asri dari lembar pertama. Novel Not A Perfect Wedding  ini menjadi salah satu novel dari seri Le Marriage Elex yang bertemakan tentang pernikahan. Tema yang diangkat penulis cukup unik. Bagaimana pernikahan yang awalnya dilandasi oleh keterpaksaan karena rasa kehilangan dan menepati sebuah janji, menjadi pernikahan yang mulai dilandasi cinta.
Novel ini juga menceritakan bagaimana sebuah pernikahan berjalan manis, tak jarang banyak kerikil yang muncul untuk menguji sekuat apa pernikahan tersebut.
Dari segi penokohan, saya suka sekali sosok Pram yang dewasa, yang selalu bisa memahami sifat manja dan kekanakan dari Raina. Bagaimana Pram selalu berusaha menjaga Raina dan mempertahankan pernikahannya. Tak jarang Pram menunjukan sisi yang romantis, yang kadang membuat Raina “klepek-klepek”. Sosok yang ideal banget deh Pram ini :*
Untuk sosok Raina, saya agak gemes dengan dirinya. Menurut saya, Raina sangat cengeng dan manja, padahal Raina diceritakan sudah berumur 25 tahun dan merupakan seorang guru.
Walaupun secara keseluruhan novel ini bercerita tentang hubungan pernikahan antara Raina dan Pram, namun ada beberapa tokoh yang dibuat oleh penulis yang cukup memberikan warna pada novel ini. Mereka adalah Armand dan Pasha. Keduanya adalah kakak laki-laki Raina yang selalu usil.
Penulis menggunakan POV orang ketiga untuk menceritakan masa kini, dan POV orang pertama saat flashback saat menceritakan masa lalu Pram.

Overall, novel ini sangat mengasyikan dibaca oleh pembaca yang ingin mengetahui bagaimana serunya sebuah pernikahan.




Tidak ada komentar:

Wrap Up: IRRC 2017

Halo, Aku mau wrap up nih bacaanku di IRRC 2017 sampai hari ini. Belum semua review yang aku buat di blog, banyakan yang sempat aku re...