Selamat Datang di Notebook Sharie

Rabu, 29 Maret 2017

Wishful Wednesday [9]



Wah, nggak terasa ya sudah sampai di hari rabu terakhir bulan Maret. Yipiiee... sebentar lagi gajian. Upz! Aku lagi ngincer dan mupeng banget nih sama dua buku berikut:


CARAVAL (CARAVAL #1) By STEPHANIE GARBER





Selamat datang, selamat datang di Caraval!


Tella kabur dari rumah , muak dengan kekejaman sang ayah. Scarlett, sang kakak, berusaha mengejar dengan pertolongan dari seorang pemuda asing, Julian.



Di dalam, kalian akan temukan lebih banyak keajaiban daripada yang bisa disaksikan orang lain seumur hidup mereka.



Tella menghilang.



Dunia kami dibangun dari khayalan.
Jadi, walaupun kami ingin kalian terhanyut, berhati-hatilah jangan sampai terseret arus terlalu jauh.



Scarlett kehabisan waktu dan dunia gelap Caraval memerangkapnya. Satu per satu orang di sekitarnya mati dan nyawa Scarlett ikut terancam.



Mimpi-mimpi yang menjadi nyata memang indah, tetapi itu juga bisa menjadi mimpi buruk jika kalian tidak terjaga.



Kini, Scarlett tidak yakin lagi mana yang nyata dan mana yang tidak. Caraval sama sekali tidak seperti yang pernah dia bayangkan.



Dan, ingatlah, ini semua hanya permainan.

Sebenarnya sih aku paling males banget sama buku yang berseri. Terlebih bila buku tersebut buku terjemahan. Kebanyakan buku yang berseri milikku suka bolong-bolong, pasti ada saja nomor serinya nggak kebeli. Maklum nggak kuat. xixixi... Semoga buku seri Caraval ini bisa kuikuti hingga buku yang terakhirnya nanti-yang pasti untuk sekarang aku harus baca dulu buku Caraval #1. Kalau baca blurbnya sepertinya seru petualangan di Caraval ini.

HANS By RISA SARASWATI


Masa hidup Hans Joseph Weel bisa dibilang tidak menyenangkan. Dia tidak pernah dekat dengan kedua orangtua atau saudara selayaknya anak-anak lain. Hanya Rosemary Boyld—seorang wanita tua yang menganggap Hans seperti cucu sendiri—berada di sisinya sampai ke teror mengerikan itu…."… aku hanyalah anak kecil yang sedang menunggu Mamauntuk menjemputku pulang. Jika boleh meminta, tolong jangan memanggilku dengan sebutan hantu. Panggil saja namaku... Hans."

Meski begitu, Hans mampu menutupi kesepiannya dengan sangat baik. Dia lebih suka menderita sendiri ketimbang membagi derita dengan sahabat-sahabatnya yang lain, termasuk aku. Sikapnya yang selalu ceria, membuat siapa pun tak menyangka bahwa dia punya masa lalu yang singkat, rumit, dan berakhir mengerikan.

Whoaaa... buku-buku Risa Saraswati yang sebelumnya saja belum pernah aku baca dan punya. Sekarang sudah ada lagi buku terbarunya. Genre bukunya sebenarnya yang paling aku jauhi. Maklumlah aku termasuk orang yang penakut dengan hal-hal horor, terlebih buku ini ditulis oleh penulis Indonesia. Kesan horornya terasa sekali. Tapi entah kenapa aku penasaran banget dengan buku-buku karya Risa Saraswati ini. Katanya sih horornya beda. Pengen ngebuktiin. Pre Order buku ini sebenarnya sudah dibuka dari seminggu yang lalu, dan di beberapa toko online stoknya sudah kosong, padahal baru ditutup awal April nanti. Sampai hari ini aku belum ikut PO-nya sih, masih nahan-nahan dulu, nunggu gajian. Haha...

Buat kamu yang mau ikutan Wishful Wednesday seperti diriku, bisa cek ke blognya Kak Astrid. Yukz kita seru-seruan di setiap hari Rabu. *kiss*





Rabu, 15 Maret 2017

Wishful Wednesday [8]



Happy Wednesday,

Setelah tahu Noura Book menerbitkan seri ketiga dari House of Secret karya Chris Columbus, yaitu Class of The World, aku jadi pengen juga baca buku tersebut. Dua buku sebelumnya pernah kubaca tahun kemarin via aplikasi Ijak (walau belum sempat kubuatkan reviewnya. xixi...). Jadi penasaran kelajutan kisah Kakak-Adik keluarga Walker. 


Keluarga Walker terpaksa pindah ke apartemen mungil, meninggalkan rumah indah ala Victoria mereka yang menghadap ke Jembatan Golden Gate, dan nyaris tak punya apa-apa lagi karena ayah mereka yang kecanduan judi.Namun, permasalahan mereka bukan hanya itu. Makhluk-makhluk mistis bermunculan di San Fransisco. Para monster dari buku Kristoff kini mewujud nyata! Untuk mencegah kiamat terjadi, Cordelia, Brendan, dan Eleanor harus kembali ke dalam dunia buku.Dalam perjalanan, mereka bertemu pembunuh bengis bertangan satu, diserbu dinosaurus terbang, berteman dengan alien, Brendan berubah menjadi zombi, Cordelia dirasuki Penyihir Angin, dan Eleanor tanpa disangka-sangka menjungkirbalikkan keseluruhan cerita.Berhasilkah mereka lolos hidup-hidup? Mampukah Walker Bersaudara menyelamatkan dunia? 


Rabu, 08 Maret 2017

Wishful Wednesday [7]



Hallo.... (again),

Ketemu lagi di Rabu kedua di bulan Maret, dan seharusnya juga menjadi #WW kedua di bulan ini. Namun, minggu lalu aku nggak buat postingan Wishful Wednesday, karna internet di rumah "ngambek", nggak mau konek. Hmph!

Oke, minggu ini aku lagi kepengen banget buku hardcover dari penulis favoritku, queen of crime, yang tak lain adalah Agatha Christie. Yeayy...! Kebetulan minggu ini penerbit GPU baru nerbitin buku "the best"-nya yang lain.

The Best Of Hercule Poirot by Agatha Christie


Penggemar Agatha Christie pasti mengenal Hercule Poirot. Kecerdasan dan kejelian analisis Poirot sebagai detektif swasta memikat para pembaca di seluruh dunia sejak kemunculannya pertama kali dalam The Mysterious Affair at Styles (Misteri di Styles). Semua itu ditambah penampilan Poirot yang selalu rapi dan sempurna dengan ciri khas kumis kaku, menjadikannya tokoh yang paling dicintai para penggemar kisah kriminal. 
Ketiga judul ini: - The ABC Murders (Pembunuhan ABC) - Five Little Pigs (Menguak Pembunuhan) - Curtain: Poirot's Last Case (Tirai) 
merupakan judul-judul kasus Hercule Poirot yang terpilih menjadi favorit pembaca Agatha Christie. Meski ketiga kasus tersebut tidak berkaitan, Agatha Christie dengan Hercule Poirot-nya berhasil menghadirkan ketegangan dan kejutan dalam penyelesaian setiap misteri.

Dari semua tokoh protagonis di buku-bukunya Agatha Christie memang lebih banyak membahas Poirot. Jujur, dari ketiga cerita di buku "the best" ini hanya Tirai yang pernah aku baca. Itu pun sudah lama banget, sampai aku lupa gimana jalan ceritanya. Maklumlah, aku pinjem buku itu dari sahabatku waktu kuliah. 

The World's Favourite by Agatha Christie


Untuk memperingati ulang tahun ke-25 Ratu Kriminal Agatha Christie, diadakan pengumpulan suara dari seluruh pembaca di seluruh dunia. Ketiga judul inilah yang menempati urutan teratas . Ketiganya mewakili puncak penulisan novel kriminal, padat dengan pembunuhan, ketegangan, dan akhir yang sangat tak bisa ditebak pembaca selama berpuluh-puluh tahun ini. Ketiganya tidak berkaitan, tetapi sama-sama menampilkan kecerdikan Agatha Christie.

Untuk buku hardcover pertama ini, keinginanku untuk membelinya memang tarik-ulur terus. Alasan utamaku menunda-nunda membeli buku ini adalah karna dua dari tiga cerita dalam buku ini sudah aku punya. Hanya yang berjudul "The Murder of Roger Ackroyd" saja yang belum aku punya dan baca. Rasanya kok sayang banget membeli buku yang harga selangit itu hanya membaca satu judul saja. Hehe.. 

Namun, keinginan membeli buku ini muncul lagi sekarang. Rasanya mantab banget kalo dua buku hardcover ini berjejer cantik di rak bukuku dan bergabung dengan 27 buku Agatha Christie yang sudah aku punya. Walaupun harganya sangat meremas dompet. Semoga aku segera memiliki kedua buku ini. Amin.  *tiba-tiba berharap ada bintang jatuh*



Selasa, 07 Maret 2017

[Unboxing] Hadiah Lomba Review Dark Memory



Helloo...

Sebenarnya sih paketannya sudah kubuka sejak kedatangannya pertama kali pada tanggal 21 Februari lalu. xixixi.. Hanya saja aku baru ingat dan sempat membuat postingannya. Maaf bila nantinya terkesan sombong atau apalah, tapi memang ini penting buat diriku yang baru terjun di dunia blog. 

Oke. Aku ingin cerita dulu ya. Sejak awal tahu info dari akun sosmed Penerbit BIP yang mengabarkan akan adanya launching buku Dark Memory, aku sudah sangat interest banget. Bahkan rela shubuh-shubuh berangkat dari Cikampek ke Central Park, Jakarta. Kamu bisa membaca postingannya di sini.

Dalam rangkaian launching tersebut, BIP mengadakan juga lomba review blog buku tersebut. Aku langsung ikut serta. Sanking niatnya, jujur aku salah melihat tanggal deadline-nya. Aku kira tanggal terakhirnya adalah tanggal 31 Desember 2016. Alhasil, keesokan harinya setelah ikut launching, aku buru-buru mereviewnya di blog. xixixi... Maklum, tanggal 30 Januarinya aku mudik ke Purworejo, dan aku yakin nggak bakalan bisa ngeblog kalau sudah sampai di sana, jangankan ngeblog, sinyal aja putus nyambung putus nyambung. Haha... Bahkan aku baru menyadari kekeliruanku itu pertengahan Januari. Parah banget ya aku.

So... antara menyesal dan nothing to lose, aku mengikuti lomba itu. Sampai di awal Februari di media sosmednya @Penerbit_BIP mengumumkan pemenangnya. Jujur, aku bahagia sekali saat tahu salah satu pemenangnya adalah diriku. Nggak percaya dan nggak nyangka banget. Baru pertama kali aku memenangkan lomba review blog. Maklum, aku baru membuat blog ini bulan April tahun lalu. Masih newbie.


Paket hadiah yang kudapat dari lomba ini adalah:

  • Voucher buku Gramedia senilai Rp. 200.000
  • Voucher scoop premium selama 1 bulan
  • Paket buku: Diary Koas Gigi Sinting dan Triangle
  • Kalender 2017
Paket Hadiah Pemenang Ke-3

Mungkin reviewku belum sebagus dua pemenang lainnya, atau teman-teman yang lain yang juga mengikuti lomba ini. Namun, semoga dengan memenangkan lomba ini aku bisa lebih semangat lagi membuat review buku di blogku ini, dan belajar membuat review yang lebih baik lagi. Amin. Semangat!


















Jumat, 24 Februari 2017

#BBI Share The Love 2017: Akhir Curhatan Raafi



Halo...

Akhirnya, sampai juga nih kita di post penutup #BBIShareTheLove. Terima kasih banget buat Kak Raafi yang sudah mau atau mungkin terpaksa  menjadi special guest selama satu minggu ini di blogku. Maaf ya Kak, sudah ngerusuhin tiap hari. Dan jangan kangen ya dirusuhin lagi sama aku. Plak. Haha.. Terima kasih juga untuk kakak-kakak Divisi Event BBI yang sudah membuat event yang seru ini, dan telah mempasangkanku dengan Kak Raafi. Jujur senang banget kenal lebih dekat dengan Kak Raafi dan "Ough, My Books!"-nya. 

Seperti sudah kita ketahui di postingan pertama "Rahasia Kecintaan Raafi terhadap Membaca",kak Raafi ternyata suka sekali buku-buku karya Rick Riordan. Karna aku penasaran dan tentunya kepo, maka aku mengajukan "sedikit" pertanyaan tentang penulis kesayangannya itu. Dan berhubung aku baik hati dan tidak sombong, aku akan men-share untuk kalian.   
Kenapa sih kak Raafi suka Rick Riordan?
Karena melalui buku-bukunya, aku jadi suka dengan genre fantasi. Pertama kali baca Rick Riordan itu "The Lost Hero" yaitu buku pertama dalam seri Heroes of Olympus yang merupakan lanjutan dari seri Percy Jackson and The Olympians.
Sudah berapa karya Rick Riordan yang kak Raafi punya? Buku mana yg paling disuka?
Wah, kalau dihitung ada hampir 20 buku sama yang belum dibaca. Cuma 2 buku kok yang belum dibaca. Hehe. Yang paling disuka itu buku pamungkas seri Heroes of Olympus yang berjudul "The Blood of Olympus". Kalau ditanya alasannya, pada buku itu semua karakter utama yang muncul dalam seri tersebut bersatu mengalahkan dewa-dewi yang akan menghancurkan bumi.
Wah.. banyak ya Kak. Bisa pinjem donk bukunya. Haha... Btw siapa sih tokoh favorit kak Raafi yg muncul di bukunya Rick Riordan? Knp?
Tokoh favorit adalah Nico di Angelo. Bahkan karenanyalah aku juga menyukai "The Blood of Olympus". Dia terlihat sebagai karakter pendukung dalam seri Heroes of Olympus namun sebenarnya perannya cukup besar. Masa lalunya yang kelam juga memberikan pelajaran mereka yang membaca seri ini, khususnya para remaja. Yang paling penting: pada akhirnya dia bisa menjadi dirinya sendiri. Itulah kenapa aku menyukai Nico!
Jadi, buku Rick Riordan mana yg paling berkesan? Beri alasannya ya Kak.
Yang paling berkesan mungkin sama dengan yang paling disuka ya. Jadi, sudah disebutkan di atas. Hehe.

Hebat ya kak Raafi sudah punya 20 buku karya Rick Riordan. Jujur, aku sampai sekarang belum pernah baca satu pun karyanya. Hanya kenal bahwa Rick Riordan adalah penulis seri "Percy Jackson". Sebatas itu. Namun, sejak kenal kak Raafi, aku jadi penasaran dengan buku-bukunya Rick Riordan. Semoga nanti aku bisa "menyicipi" karyanya. Oh ya, kak Raafi juga membocorkan lima buku yang ingin segera dibacanya. Yuk, intip buku apa saja yang masuk daftarnya. Siapa tahu sama dengan kalian.


1. "A Man Called Ove" karya Fredrik Backman

Buku ini sempat kubaca beberapa halaman sebelumnya namun belum benar-benar niat dibaca. Saat tahu buku ini diadaptasi ke film dan menjadi nominasi Piala Oscars 2017 sebagai Best Foreign Language Film, aku semakin penasaran dan berharap bisa segera membacanya. Bukunya sudah kupunya sejak Desember lalu.

2. "The Rest of Us Just Live Here" karya Patrick Ness

Aku menyukai Patrick Ness sejak membaca "A Monster Calls". Eksekusi yang ciamik tentang kisah monster yang dibawakan dengan berbeda dari begitu filosofis membuatku ingin membaca karyanya yang lain. Beruntung penerbit menerbitkan terjemahan "The Rest of Us Just Live Here". Kabarnya buku ini juga bergenre fantasi dan aku penasaran di mana letak fantasinya itu. Sudah kupunya sejak Januari lalu dan dibeli dari teman yang sudah membacanya tapi tidak terlalu menyukainya.

3. "The Hammer of Thor (Magnus Chase and the Gods of Asgard #2)" karya Rick Riordan

Aku ingin melanjutkan petualangan Magnus Chase segera! Oh ya, perbedaan seri ini dari begitu banyak seri lainnya adalah mengusung tema. dewa-dewi Nordik. Riordan menceritakan mitos dan legenda mereka melalui caranya.

4. "The Hidden Oracle (The Trials of Apollo #1)" karya Rick Riordan

Rick Riordan lagi? Kenapa tidak? I'm his big fan! Ingin baca ini juga karena bukunya baru saja diterjemahkan.

5. "Guantánamo Diary" karya Mohamedou Ould Slahi

Oke. Ini mungkin satu-satunya buku nonfiksi yang ingin segera kubaca. Sudah beberapa halaman terbaca sih, tapi tidak terlalu fokus karena godaan bacaan lainnya begitu menyiksa. Buku ini menceritakan seorang tahanan Amerika Serikat yang dituduh menjadi salah satu dalang terorisme di sana. kisah di dalamnya adalah murni tulisannya sendiri dengan banyak coretan dari pihak negara. Yah, itu saja cukup membuatku penasaran dengan kisah yang dialaminya.

Ternyata dua buku teratas dari list yang diberikan oleh kak Raafi sudah pernah aku baca. Yeaayy! Walaupun kedua buku itu nggak aku baca sampai selesai. Karna buku-buku tersebut bukan seleraku. Sorry. Semoga kak Raafi segera membaca kelima buku tersebut, biar aku bisa membaca review-reviewnya, terutama buku "The Hidden Oracle of Apollo #1" karya Rick Riordan. Yup, itu adalah buku yang kuberikan ke kak Raafi di #BBIShareTheLove2017. Dan seperti yang sudah ku posting di akun twitter & instagramku kemarin, buku yang kudapat dari kak Raafi adalah "In A Dark, Dark Wood" karya Ruth Ware.


Nah, sudah tahu kan jawaban dari giveaway yang diadakan olehku dan kak Raafi? Mungkin kalian juga sudah membaca pengumumannya yang tadi pagi sudah diposting oleh kak Raafi di blognya. Bila belum, berikut pemenangnya. Selamat ya.

Rimadian Ulfa Yusfia (@AdinRim)

dan

Alfath Famela R. (@alfari_12)









Wishful Wednesday [9]

Wah, nggak terasa ya sudah sampai di hari rabu terakhir bulan Maret. Yipiiee... sebentar lagi gajian. Upz! Aku lagi ngincer dan mupeng ...