Selamat Datang di Notebook Sharie

Minggu, 30 Oktober 2016

[Review] Matahari - Tere Liye

Judul: Matahari
Penulis: Tere Liye
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: Kedua
Terbitan: Agustus 2016
Tebal: 400 Halaman; 20 cm
ISBN: 978-602-03-3211-6

BLURB

Namanya Ali, 15 tahun, kelas X. Jika saja orangtuanya mengizinkan, seharusnya dia sudah duduk di tingkat akhir ilmu fisika program doktor di universitas ternama. Ali tidak menyukai sekolahnya, guru-gurunya, teman-teman sekelasnya. Semua membosankan baginya.

Tapi sejak dia mengetahui ada yang aneh pada diriku dan Seli, teman sekelasnya, hidupnya yang membosankan berubah seru. Aku bisa menghilang, dan Seli bisa mengeluarkan petir.

Ali sendiri punya rahasia kecil. Dia bisa berubah menjadi beruang raksasa. Kami bertiga kemudian bertualang ke tempat-tempat menakjubkan.

Namanya Ali. Dia tahu sejak dulu dunia ini tidak sesederhana yang dilihat orang. Dan di atas segalanya, dia akhirnya tahu persahabatan adalah hal yang paling utama.

REVIEW


Setelah pulang dari kompetisi hidup mati di klan Matahari, Raib, Seli dan Ali kembali ke aktivitas biasanya di sekolah. Perbedaan yang sangat mencolok adalah perubahan  Ali yang menjadi hebat dalam bermain basket. Sehingga dalam sekejap menjadi sosok yang populer. Namun hal itu membuat Raib mencurigainya. Bahkan ia dan Seli  menyelidiki Ali sampai ke rumahnya. 

"Kamu pasti menggunakan alat rahasia agar bisa menembak bola ke keranjang dengan tepat." (Hal. 10)

Namun mereka berdua malah menemukan Ali yang sedang berlatih keras dan membuat sebuah kapsul terbang untuk mencari jalan menuju klan Bintang. Sejak mendapatkan berbagai buku dari klan Matahari, Ali sangat antusias menemukan klan yang sangat misterius itu. 

"Kita harus ke klan Bintang, Ra." (Hal. 68)

Namun ajakan Ali tersebut tidak disambut baik oleh Raib, karena ia telah berjanji kepada Av untuk tidak membuka portal dengan menggunakan buku kehidupan. Hal itu tidak membuat Ali patah semangat. Di sisi lain, Raib sedang mencari waktu yang baik untuk menanyakan pertanyaan tentang asal usulnya kepada kedua orang tuanya. 

"Masalah ini memang berat sekali disampaikan, tapi sekali dilakukan, sisanya menjadi ringan, Ra. Percayalah." (Hal. 90)

Apakah Raib mendapatkan jawabannya? Berhasilkah Ali menemukan jalan menuju klan Bintang? 


Roadshow Meet & Greet bersama Tere Liye, Gramedia Matraman Jakarta, 23 Juli 2016

Cover

Saya suka covernya. Judul novelnya berada di tengah lingkaran yang melambangkan matahari. Ada beberapa ilustrasi yang menjadi bagian dari isi novel ini, diantaranya adalah gambar kapsul terbang, kelelawar dan ular. Dengan launchingnya cover matahari ini, membuat dua novel sebelumnya mengganti cover yang templatenya sama dengan novel matahari. Warna merah maron juga membuat cover novel matahari ini semakin elegan.

Tema

Tema dalam novel ini masih sama seperti dua buku sebelumnya yaitu fantasi, dengan dunia paralelnya. Namun kali ini penulis banyak menceritakan tentang teknologi-teknologi canggih. Hal ini berkaitan dengan blurb di novel ini yang membahas tentang Ali, sahabat tokoh utama yang sangat jenius dan selalu membuat eksperimen. Selain itu, karena disesuaikan juga dengan petualangan Raib, Seli dan Ali ke klan Bintang. Seperti dijelaskan di bukunya yang pertama, BUMI, bahwa klan Bintang merupakan dunia yang paling tua dan memiliki pengetahuan yang paling maju dibandingkan dengan ketiga klan yang lain.  

Alur

Alur novel matahari bisa dikatakan menggunakan alur campuran. Sebab beberapa kali melakukan flashback. Seperti di episode dua yang flashback saat mereka kembali dari klan matahari dan alasan Ali menamai kapsul terbangnya "ILY". Flashback ini membuat koneksi dengan dua buku sebelumnya. 

Latar

Latar tempat yang banyak digunakan di novel ini adalah di bawah lapisan bumi yaitu klan Bintang. Latar tempat yang berada di klan Bintang adalah kota Zaramaraz, lembah hijau dan rumah Faar serta restoran Lezazel. Selain itu masih ada latar tempat lainnya yaitu lapangan basket sekolah, rumah ILO di klan Bulan, rumah Seli, rumah Ali, rumah Raib, dan lorong-lorong di bawah lapisan tanah. 

Tokoh dan Penokohan

1. Raib, tokoh utama dalam novel ini. Di novel matahari, kekuatan Raib semakin besar, tidak hanya dapat menghilang atau menyerap cahaya disekitarnya saja, tetapi Raib pun bisa berteleportasi dan mempunyai sentuhan yang bisa mengobati dan menyugesti orang lain. Di novel ini pun Raib mendapatkan jawaban atas asal usul dirinya yang dibesarkan oleh Papa & Mama dari klan Bumi.

"Bagi Ra, Mama adalah mama Ra selama-lamanya..." (Hal.104)

2. Ali, salah satu sahabat Raib yang sangat menyebalkan. Di novel ini, Ali tiba-tiba menjadi sangat hebat bermain basket. Hal ini membuat Raib mencurigainya. Saya suka sekali tokoh Ali di novel matahari ini karena penulis membuat Ali membuktikan bahwa dia memang jenius, dia menciptakan kapsul terbang seperti yang ada di klan Bulan dan menemukan jalan menuju klan Bintang.

"Lorong-lorong kuno, Ra! Jalan menuju Klan Bintang. Aku telah menemukannya!" (Hal. 85)

3. Seli, sahabat terdekat Raib. Sama seperti Raib, kekuatan Seli semakin meningkat. Dia bukan hanya bisa mengeluarkan petir yang sangat besar dari tangannya, Seli juga mempunyai kekuatan kinetik, menggerakan benda-benda besar, hampir seperti gulungan tornado.

4. Faarazaraaf, biasa dipanggil dengan sebutan Faar. Perempuan tua berambut putih dan membawa tongkat panjang bertatahkan sebutir batu bercahaya ini mempunyai sebagian darah dari klan Bulan. Dari cerita Faar, ketiga sahabat itu mengetahui asal usul klan Bintang. 

"Saat aku bersiap melupakan semua masa lalu itu, bersiap menatap buku, hari ini aku bertemu kalian." (Hal. 184)

5. Laarataraal, biasa dikenal dengan sebutan Marsekal Laar. Teman lama Faar ini merupakan pemimpin dari pasukan klan Bintang. Dia terpaksa mengikuti perintah Dewan Kota untuk menangkap Raib, Seli dan Ali. Awalnya saya sebal dengan tokoh yang satu ini, tapi ternyata saya salah sangka. 

6. Kaareteraak, biasa dipanggil dengan Kaar ini adalah koki sekaligus pemilik restoran Lezazel. Lelaki paruh baya dengan mata elang ini ternyata adalah keturunan dari klan Matahari. Kaar yang mempunyai nama khusus "Hantu" bagi para anggota organisasi bawah tanah.

7. Meeraxareem, biasa dipanggil Meer. Dia adalah kawan lama dari Faar. Lelaki berpakaian pemburu ini dahulunya adalah seorang penemu dan juga yang membangun Markas Dewan Kota.

8. Sekretaris Dewan, sosok yang ambisius ini merupakan tokoh antagonis dalam novel ini. Walaupun tidak mempunyai kekuatan, Sekretaris Dewan menggunakan berbagai tekonologi canggih yang dimiliki oleh klan Bintang untuk menangkap Raib, Seli dan Ali.

Tokoh-tokoh lainnya yang muncul di novel ini adalah Mama dan Papa Raib, Mama & Papa Seli,  Av, Miss Selena, Ilo, Vey, Ou, dan Panglima Timur klan Bulan Tog.

Sudut Pandang

Sudut pandang yang digunakan penulis dalam kisah ini adalah sudut pandang orang pertama "Aku" sebagai Raib yang merupakan tokoh pelaku utama.

Keunikan

Seperti di dua novel sebelumnya, di novel Matahari penulis menciptakan juga beberapa keunikan yang terdapat di klan Bintang diantaranya :

  1.  Ular dan kelelawar raksasa 
  2. Seprai yang bisa membersihkan dan merapikan sendiri
  3. Kasur busa yang bisa menyesuaikan dengan bentuk tubuh orang yang tidur di atasnya
  4. Lemari pakaian yang bisa meletakan susunan pakaian sesuai kebiasaan pemakaianya.
  5. Sofa yang bisa bicara dan melaporkan kondisi orang yang berbaring di sofa tersebut.
  6. Pakaian yang mirip dengan kulit dan bisa berubah bentuk sesuai apa yang sedang dipikirkan pemakainya.
  7. Bubur nasi yang rasanya bisa disesuaikan dengan keinginan si pemakan.
  8. Matahari dan hujan yang bisa distel sesuai keinginan penduduknya.
  9. Robot Z, robot tempur yang bisa berbicara dan menyusun sendiri strategi tempur.
  10. Sel karantina kota Zaramaraz, berupa kubus yang di sisi-sisinya berupa kaca yang dapat mengeluarkan cahaya. Walaupun dindingnya berupa kaca, namun orang yang berada di dalam sel tersebut tidak bisa melihat sel yang berada di sebelahnya. Tetapi bagian bawahnya bisa melihat lautan magma.

Amanat

Cukup banyak amanat yang ada di dalam novel ini yaitu masalah seberat apa pun akan mudah bila dihadapi bersama, keikhlasan menerima masa lalu walau menyakitkan, dan rasa rela berkorban kepada sahabat.

Saran dan Kritik

Dengan segala kelebihan yang dimiliki novel ini, ada dua kekurangan yang saya rasakan saat membacanya, yaitu pertama alur yang sangat lambat di episode-episode awal. Mungkin karena penulis flashback ke buku sebelumnya, dan usaha Ali menemukan jalan ke klan Bintang. Jadi, petualangan di klan Bintang terasa sangat sebentar. Kedua, ending yang sangat dipaksakan. Mungkin penulis ingin "menyimpan" semua hal "istimewa" di novel selanjutnya, sehingga pada novel ini endingnya seperti terburu-buru.

Overall, saya sangat menikmati petualangan Raib, Seli dan Ali di novel ini. Walaupun novel ini merupakan novel fantasi, tapi semua hal-hal dan teknologi-teknologi yang ada di novel Matahari seperti kenyataan. 

Saya sangat merekomendasikan novel Matahari ini untuk pecinta genre Fantasi dan Tere Liye lover :D

Review novel ini juga bisa di lihat di Goodreads









Senin, 24 Oktober 2016

[Review] LDR : L'eternita di Roma - Cassandra Massardi & Silvarani


Judul: LDR (L'eternita di Roma)
Penulis: Cassandra Massardi & Silvarani
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Desain Sampul: Ben Mahendra
Photo by: Frans Hambali / Maxima Pictures
Cetakan: Pertama
Terbitan: 2015
Tebal: 256 Halaman ; 20 cm
ISBN: 978-602-03-1599-7

BLURB

Dengan backpack belel, kalung berbandul kompas, dsn tongsis, Carrie sangat berani dan percaya diri untuk bertualang seorang diri di kota penuh cinta, Roma. Mulai dari Colosseum, Spanish Steps, Ponte Sant'Angelo, dan tempat-tempat terkenal lainnya, semua ia kunjungi.

Semua tempat itu penuh cinta. Semua memancarkan energi cinta bahagia untuk turis yang datang.

Namun, siapa sangka, di sana Carrie malah bertemu dengan seseorang yang justru tengah menagih janji kota Roma. 

Janji apa?
Janji L'eternita di Roma...
Apakah janji itu benar-benar ada?
Atau hanya mitos yang melegenda?

Tentunya di bawah naungan langit Roma, Carrie akan menemukan jawabannya ...

REVIEW



"Cinta abadi, janji kota Roma"

 Awal tahun, Carrie memenangkan kuis berupa potongan 50% untuk tiket pulang-pergi dari Jakarta ke salah satu kota di Eropa. Carrie memilih untuk pergi ke Roma, kota impiannya sejak SMA. Mendekati deadline konfirmasi hadiah, Carrie sibuk mencari tiket murah ke Roma. Akhirnya, dia mendapatkan tiket kelas ekonomi, dengan perjalanan total 32 jam. Untunglah saat dirinya diharuskan transit selama 13 jam di Kuala Lumpur, Carrie menghabiskan waktunya dengan reunian bersama salah satu sahabat SMAnya.


"Petronas Twin Tower aja berdua, masa Carrie sendirian terus? Hahaha"
 ... Lita (Hal.28)

Sesampainya di Roma, Carrie ditabrak oleh seorang lelaki Indonesia berparas bule, yang sejak dari pesawat sudah mendapatkan perhatian lebih Carrie. Cowok berwajah tampan itu adalah Demas, yang pergi ke Roma untuk mendapatkan jawaban dari seseorang. 

Namun, jawaban yang didapat Demas dari Alexa, tidak sesuai dengan harapannya. Demas kecewa dan sedih. Dia melempar jauh-jauh cincin yang bertuliskan "For me you are my eternity". Tanpa disadari oleh Demas, cincin itu dipungut oleh Carrie yang sedang menikmati sepotong pizza di Spanish Steps.


"Gw simpen aja, ah. Kalo kepepet, bisa dijual buat ganti uang gue yang ilang."
 .... Carrie (Hal. 61)

Carrie melanjutkan berkeliling kota Roma dengan berselfie-selfie ria, hingga dia menyadari kalau ada seseorang yang familier sedang menangis dan memanjat jembatan Ponte Sant'Angelo. Cowok yang sedang galau itu terlihat akan meloncat dari jembatan. Hal itu, membuat Carrie menariknya dan memarahi habis-habisan. 

Tak ingin Demas melakukan hal-hal yang bodoh di kemudian hari, Carrie menawarkan diri untuk menjadi teman tahun baru Demas. Demas menyetujui.


"Kalo elo mau nemenin gue, kita jalan dengan cara gue."
 ... Demas (Hal. 74)

Tak hanya menghabiskan malam pergantian tahun, Demas dan Carrie pun berpetualang ke berbagai tempat indah di Roma. Tempat-tempat yang selama enam bulan yang lalu sudah Demas persiapkan untuk Alexa. Kebersamaan selama empat hari di Roma, membuat Carrie mulai menyukai Demas. Mereka berpisah di bandara untuk kembali ke Jakarta. 

Apakah perasaan Demas merasakan hal yang sama? Apakah mereka berdua akan bertemu kembali di kota keabadian, Roma?


"Udahlah. pegang aja. Supaya elo tahu arah buat nemuin gue."
 .... Carrie (Hal. 144)



Cover

Cover novel ini bergambar ketiga casting tokoh utamanya, yaitu Aurelie Moeremans (Carrie),  Verrel Bramasta (Demas) dan Al Ghazali (Paul) dengan latar belakang salah satu bangunan di Roma. Aku nggak tau itu bangunan apa. Alangkah baiknya bangunan yang menjadi background di cover adalah Colloseum.

Tema

Kisah romance yang dibuat dengan sangat manis. Penulis lebih banyak menitikberatkan pada interaksi antar tokoh di kota Roma. Seperti mencari jawaban tentang keabadian cintan tokoh utamanya dan persahabatan yang terjalin akibat kesendirian di negara orang. Persahabatan yang tentu kurang gereget bila tidak dibumbui oleh urusan hati diantara keduanya.

Latar

Sesuai dengan judulnya yaitu L'eternita di Roma, setting di novel ini sebagian besar adalah kota Roma. Kesemuanya tempatnya merupakan tempat-tempat yang menjadi destinasi di ibu kota Italia tersebut. Selain itu, ada dua kota yang juga mendapatkan porsi yang cukup banyak diexplore di novel ini yaitu Venesia di Italia dan Kuala Lumpur di Malaysia. Sedangkan Jakarta dan Doha, hanya sedikit saja.

Tokoh dan Penokohan

  • Carrie
          Cewek bertubuh kurus, berambut ikal, dan hobi perpetualang ala backpacker ini sangat mandiri. Dia sudah terbiasa tidak bergantung kepada orang lain. Bahkan saat kecopetan dan kalungnya hilang pun Carrie masih menikmati suasana kota Roma dengan berselfie. Aura positifnya menular ke orang sekitarnya termasuk Demas.

"Hidup ini kan harus ceria, selalu semangat, yakin, berusaha yang terbaik dan berdoa terus. Yahooo!" (Hal. 140)
  • Demas
          Cowok tampan blasteran ini sangat percaya bahwa kota Roma dapat membuktikan adanya keabadian cinta. Bahwa keabadian cinta tidak hanya menjadi legenda roman kuno. Namun, persepsinya salah saat Demas tidak mendapatkan satu-satunya impian yang dia inginkan. 

"Gue nggak perlu ini lagi. Kalau nggak bisa menikah dengan Alexa, gue nggak akan menikah dengan siapa pun." (Hal. 60)
  • Alexa
          Gadis cantik yang fasionable ini adalah tujuan utama Demas ke Roma. Alexa pun yang menjadi alesan Demas tidak percaya dengan keabadian cinta, dan mengutuk kota Roma. Tokoh ini sempat bikin aku sebel karena sudah menolak dan menyia-nyiakan Demas yang sangat mencintai dia. Namun, setelah mengenal lebih dekat mahasiswi sekolah fashion di Milan ini, aku jadi iba.

"Demas, alasan kenapa aku minta datang ke Roma, itu karena aku nggak sanggup bilang lewat telepon kalau ..." (Hal. 52)
  • Lita
          Cewek berdarah Ambon dan Batak yang agak mirip artis Bollywood ini adalah sahabat SMA Carrie yang sedang kuliah master ekonomi di Kuala Lumpur. Lita yang menemani Carrie menghabiskan waktu transitnya yang 13 jam dengan berkeliling dan berwisata kuliner.  Cewek ini pula yang menyuruh Carrie berkunjung ke Galleria Borghese, yang mana di tempat itu terdapat patung Apollo dan Dafne yang legendaris.

"Hati lo sekuat baja Car. Kayak ototnya Hercules. Panahnya Cupid patah duluan." (Hal. 25)
  • Paul 
          Cowok ganteng berambut klinis ini adalah orang yang menabrak Carrie di suatu acara pernikahan. Paul juga yang menanyakan pada Carrie ada hubungan apa dirinya dengan Demas dan Alexa. Sosok ini sangat misterius, karena hanya muncul di akhir cerita. 
"Ooh... Ini yang namanya Carrie? Udah gue duga." (Hal. 220)


  • Joanna
          Cewek berponi rata ini adalah teman kos yang tinggal di sebelah kamar Carrie. Joanna sangat dipercaya oleh Carrie untuk menjaga Alfredo selama dia pergi ke Roma. Sayangnya, hanya tisu pesawat yang menjadi buah tangan Carrie untuk Joanna saat pulang dari Roma. Parah banget ya. Hahaa...

Plot dan Sudut Pandang

Novel ini menggunakan alur maju. Sedangkan sudut pandangnya penulis menggunakan POV 1. 

Konflik

Konflik yang terdapat di novel ini adalah urusan hati. Awalnya sebal, kemudian terpaksa menghabiskan waktu bersama, dan akhirnya menumbuhkan rasa di dalam hati. Klise. Sayangnya, konflik ini hanya terfokus diantara dua tokoh utamanya saja, yaitu Carrie dan Demas.

Chemistry

Untuk hal pertemuan hingga keakraban mereka satu sama lain, tidak perlu diragukan. Interaksinya membuatku tersenyum-senyum. Romancenya sangat terasa dari awal dan akhir. Walaupun terbagi menjadi tiga bagian, aku masih merasakannya hingga akhir. Tetapi kalau melihat bagian ending, aku merasa agak menggantung. Apakah karena buku ini ada sekuelnya?

Kesan

Aku sangat menikmati suasana kota Roma dan Venesia yang diceritakan oleh penulis. Sangat detail. Dapet banget. Seakan Kak Silvarani sudah pernah pergi ke kedua kota romantis di Italia itu.  Love it

Kritik dan Saran

Ini buku kelima kak Silvarani yang aku baca, masih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah buku-bukunya yang sudah terbit. Aku nggak punya banyak kritik dan saran, karena saya sangat menikmati kisah Carrie dan Demas. Tetapi, cuma satu yang aku sedikit kecewa. Kenapa Carrie nggak mampir ke stadion Olimpico Roma, masrkas klub AS Roma. Hehe...

Overall, aku sangat enjoy dengan kisah perjalanan Carrie & Demas di Roma. Novel ini bisa dinikmati oleh rentang usia berapa pun, apalagi remaja. Begitu pun dengan mereka yang mempunyai mimpi yang sama seperti Carrie, yaitu ingin pergi ke Roma. (Aku...aku... *angkat  tangan tinggi-tinggi*) 

4 bintang untuk Roma... eh LDR :p haha...









Minggu, 23 Oktober 2016

[Review] : Il Tiramisu - Dy Lunaly

Judul: Il Tiramisu
Penulis: Dy Lunaly
Penerbit: Bentang Pustaka
Penyunting: Dila Maretihaqsari
Desain Sampul: Nocturvis
Desain Isi: Dy Lunaly
Cetakan: Pertama
Terbitan: April 2016
Tebal: vi + 334 Halaman
ISBN: 978-602-291-174-6
Kategori : YummyLit Serie



BLURB

Gytha terpaksa menerima tawaran kerja sebagai host chef di salah satu acara televisi. ia memenuhi utang budi kepada teman lama meski sebenarnya tidak yakin bisa melakukannya. ditambah lagi Gytha tidak sendirian. Executive Chef di Olive Garden itu akan menjadi host bersama Wisnu, seorang penyanyi yang sedang naik daun.

Meski rupawan dan mutlak digandrungi para wanita, pria itu memberi kesan pertama yang buruk kepaa Gytha. Wisnu Kanigara, tidak lebih dari seorang selebritas yang angkuh dan menyebalkan. Lebih menyebalkan lagi karena mereka harus sering bersama dan terlihat akrab.

Sejak itu, kehidupan Gytha tidak lagi tenang. Ia menjadi incaran media gosip Tanah Air yang haus berita akan kedekatannya dengan Wisnu. Media terus berusaha mengorek apa pun tentangnya. Sampai-sampai hal yang paling dirahasiakan Gytha, tentang masa lalu kelamnya, berhasil diungkap media. Gytha sungguh menyesali keputusannya mengambil pekerjaan ini. Ia menyesal telah terjebak dalam rasa yang tak seharusnya ia simpan untuk pria itu.

REVIEW

"Dalam manisnya terselip sebutir pahit, seperti cinta"


Cinta Gytha terhadap dunia kuliner, membawa dirinya menjadi seorang chef masakan Italia. Hal ini membuat Gytha mempunyai impian untuk membuka restauran sendiri di daerah Senggigi, Lombok. Untuk mewujudkannya impian tingginya itu, Gytha terpaksa keluar dari zona aman'nya sebagai chef . Dia menerima tawaran Diandra, untuk menjadi host chef di acara televisi "Everybody Can Be a Chef".


Tidak terbiasa di depan kamera membuat Gytha canggung sehingga menyebabkan dirinya selalu membuat kesalahan saat syuting. Hal ini semakin diperparah oleh sikap Wisnu, partner kerjanya yang sangat mengintimidasi. Wisnu, artis yang sedang naik daun, merasa Gytha telah membuang-buang waktu berharganya. Sanking kesalnya, Wisnu bahkan meragukan kemampuan Gytha.

"Are You really a chef?"... (hal. 58)

Gytha sangat terpengaruh dengan aura negatif yang diberikan oleh Wisnu tersebut. Tidak hanya di tempat syuting, badmood Gytha juga berlanjut ke Olive Garden, tempat dirinya bekerja sebagai executive chef.  Tetapi untunglah hal ini tidak berlangsung lama, Gytha kembali fokus ke tujuan awalnya.

Selain berusaha memperbaiki hubungannya dengan Wisnu, Gytha juga harus menghadapi "serangan" dari wartawan infotainment yang mengungkap masa lalu pahit Gytha. Apakah Gytha bisa menghadapi masalah tersebut? Bagaimana hubungannya dengan Wisnu? Berhasilkah Gytha mewujudkan impiannya?

"Kamu bisa aja ngerencanain hidup kamu lurus tanpa hambatan. Tapi percaya sama Ayah. Nggak ada hidup yang mulus dan gampang karena perjuangan itu satu-satunya bukti bahwa kita hidup" ... (Hal. 95)

Paket Spesial Il Tiramisu.
I got number 3

COVER

Aku suka cover-nya. Ada gambar sepotong tiramisu yang membuat ngiler orang yang melihatnya. Sehingga sesuai dengan judul bukunya Il Tiramisu.

TEMA

Kisah cinta yang dibalut oleh kuliner. Yupz, kedua tokoh utamanya memang disatukan oleh acara masak-masak, sehingga sangat terasa unsur kulinernya. Banyak berbagai jenis makanan, terutama makanan Italia yang dibahas oleh penulis. Bahkan berbagai tips mengolah suatu bahan untuk dijadikan sebuah makanan. Aku jadi merasa penulis mempunyai basic dalam dunia kuliner. Haha... Sayangnya unsur romance yang tersaji diantara kedua tokohnya tidak terasa. 

TOKOH 

  • Gytha Syareefa Thaheer
          Wanita berambut hitam ikal dan berkulit sawo matang ini mempunyai impian yang tinggi, yaitu memiliki sebuah restoran kecil yang selalu dirindukan oleh setiap tamu yang pernah berkunjung. Impian yang berusaha dia wujudkan dengan bekerja keras. Salah satunya adalah menerima tawaran sebagai host chef . Namun, sebesar apapun impiannya itu, Gytha tidak melupakan prioritas utamanya menjadi seorang ibu untuk Nakhla.

"Buat seorang ibu, nggak ada yang lebih penting selain kebahagiaan anaknya. Sekalipun itu berarti meninggalkan sumber kebahagiannya sendiri, kan?" ... (Hal. 3)

          Aku sangat suka dengan karakter Gytha yang sederhana. Namun di balik kesederhanaannya itu, dia adalah wanita yang kuat dan mandiri. Apapun akan dia lakukan untuk kebahagiaan orang-orang yang sangat ia cintai. Gytha akan melepaskan kebahagiaan dirinya sendiri, asal orang-orang yang dicintainya bahagia.

"Aku nggak nyerah. Aku cuma memilih berhenti berusaha." ... (Hal. 315)
  • Wisnu Kanigara
         Lelaki tampan bertubuh tinggi dan ramping ini adalah seorang penyanyi yang sedang naik daun. Dengan matanya yang tajam, Wisnu bisa membuat siapa saja yang menatapnya akan merasa terhipnotis. Dari segala kelebihannya itu, Wisnu mempunyai rahasia kecil yang hanya orang-orang yang dipercayainya saja yang tahu.

"Kamu nggak perlu kasihan sama dia. Kita juga sama dengan dia, kan? Sadar atau nggak, kita semua pakai topeng." .... (Hal. 150)

          Dengan aura misterius yang dimilikinya, aku sangat penasaran dengan sosok Wisnu. Menerka-nerka rahasia apa yang disimpannya. Sama seperti Gytha, Wisnu juga berjuang keras untuk melindungi orang yang disayanginya. Namun, ada sisi "labil" yang membuat aku sangat gemes dengan Wisnu. Jadi pengen nyubit. #Ehh

"Lebih baik kamu pergi sebelum terlambat. Kamu benar. Kita ..." (Hal.211)
  • Nakhla
        Balita berpipi chubby ini adalah matahari kecil Gytha. Gytha sangat menyayangi bocah yang sangat lucu ini. Apapun akan Gytha lakukan untuk kebahagiaan balita yang punya panggilan sayang, yaiu Bambi. Balita yang sangat menyukai pancake ini, sempat menjadi bahan pemberitaan para hiena. Mereka mengorek-ngorek masa lalu Nakhla. Jujur bagian ini bikin aku marah dan sedih, tega banget ya para wartawan infotainment dalam memilih berita.

"Masalah nama baikku? Prioritasku Nakhla, Mas. Aku bersedia ngelakuin apa pun selama itu bisa memastikan Nakhla bahagia. Sekalipun aku harus dicap cewek nggak benar karena aku punya anak di luar nikah, aku siap. Yang penting orang-orang terdekaku tahu gimana kenyataan sebenarnya." ...(Hal. 298)

  • Arianne
          Wanita pemilik dari Olive Garden ini adalah sahabat terbaik yang dimiliki oleh Gytha. Arianne dengan senang hati menyewakan vila keluarganya di Senggigi, saat Gytha memutuskan menjauh dari Jakarta. Arianne menjadi orang pertama yang selalu men-support kepada Gytha. Hanya kepadanya dan Ernest saja Gytha bisa mengeluarkan semua kesah di dalam hatinya. 

"Lo bisa, Gyth. Gue yakin lo bisa. Lo tahu kenapa? Karena Gytha yang gue kenal itu Gytha yang kuat, yang nggak gampang nyerah. Gytha yang gue kenal paling nggak suka kalau diremehin." ... (Hal. 69)
  • Ernest
          Lelaki pengertian yang tinggal di Roma, Italia ini adalah sahabat sekaligus mantan Gytha. Hubungan diantara keduanya masih tetap terjalin, walaupun Gytha sudah kembali ke Indonesia. Ernest dan Gytha selalu memberi kabar via email. Ernest pun menjadi orang yang selalu dimintai saran oleh Gytha. Ernest memang menjadi tokoh yang paling ideal disini, walaupun lebih mengenal disinya lewat surat-surat elektronik antara dirinya dengan Gytha, tapi kebaikannya membuatku jatuh cinta. Hehe... Sayangnya perasaan Ernest dan Gytha hanya sebatas persahabatan. Kalau tidak, Ernest bisa jadi saingan utama Wisnu. Bahkan Wisnu pernah merasa cemburu dengan hubungan yang terjadi diantara Ernest dan Gytha.

"Cuma cowok bodoh yang mau ngelepasin Gytha. Sekali kamu kenal siapa Gytha sebenarnya kamu pasti nggak akan mau ngelepasin dia. Apa pun alasannya. Kamu juga ngerasain itu, kan?" ...(Hal. 289)
  • David
          Cowok ini adalah pacar Arianne. Dia juga bekerja di Olive Garden. Mojito buatannya adalah yang paling enak di Olive Garden dan menjadi minuman favorit Gytha. Sosok David tidak mendapat porsi yang besar di buku ini. Namun, dia menjadi sosok pengingat dan menyadarkan Gytha saat Gytha sedang marah tak menentu akibat tekanan yang Gytha dapat saat bersama Wisnu. 
  • Candra
          Pria berusia awal 40 tahun dan sangat ramah ini adalah manager Wisnu sejak Wisnu memulai karir keartisannya. Tidak hanya mampu mengatur jadwal Wisnu dengan baik, Chandra juga mau memahami apa yang diinginkan Wisnu. Candra juga yang selalu meningatkan Wisnu tentang tujuan awalnya di dunia entertainment.
  • Diandra
          Cewek yang merupakan teman SMP Gytha ini adalah orang yang menawarkan Gytha pekerjaan sebagai host chef . Diandra jenis wanita yang tahu bagaimana memanfaatkan kebaikan yang pernah dilakukannya. Dan Gytha adalah salah satu korbannya. Gytha tak kuasa menolak tawaran tersebut karna dia memiliki utang budi kepada Diandra. Syukurlah sosok Diandra ini tidak dibahas lebih jauh lagi. Bisa-bisa emosi nih aku. haha...
  • Lala
          Cewek yang berprofesi sebagai ilustrator buku anak ini adalah adik semata wayang Wisnu. Berbeda dengan Wisnu yang sering bersikap dingin, Lala sangat supel dan ceria. Buku anak-anak ketujuh yang didesainnya, Pangeran yang Lupa Melepaskan Mahkotanya, terinspirasi oleh sosok Wisnu. 
  • Cantika
          Aktris pendatang baru ini adalah sosok di masa lalu Wisnu. Cantika membuat Wisnu tergila-gila kepadanya. Sayangnya Cantika hanya memanfaatkan Wisnu untuk mengejar popularitas. Wisnu tersadar setelah menemukan Cantika sedang private party di kamar hotel bersama beberapa pria. Cantika juga yang dengan sengaja menabrak Wisnu dengan mobilnya, yang mengakibatkan Wisnu terluka dan beberapa tulang rusuknya patah. Gila banget ya nih cewek. Hmph.

PLOT & SUDUT PANDANG

Novel ini menggunakan alur maju dan mundur. Alur maju digunakan di bab awal dan akhir untuk menceritakan masa sekarang. Sedangkan alur mundurnya digunakan untuk menceritakan tentang perkenalan kedua tokoh utamanya di Jakarta. Sudut pandangnya pun menggunakan dua sudut pandang yang berbeda, yaitu POV 1 sebagai Gytha, di bab awal dan akhir, dan POV 3 disebagian besar bab.  

KONFLIK

Konflik di novel ini hanya terfokus kepada kedua tokohnya yaitu Gytha dan Wisnu. Mulai dari urusan hati keduanya, tentang mencapai impian masing-masing dan tentang berdamai dengan masa lalu. 

CHEMISTRY

Untuk hal perseteruan diantara Gytha dan Wisnu sangat terasa, interaksinya membuatku sempat merasakan gemes dengan sikap Wisnu ke Gytha. Namun, berbeda sekali dengan kekaraban keduanya. Aku kurang merasakan chemistry diantara keduanya. Kurang greget. Seperti tiba-tiba dipaksakan menjadi akrab. 

KESAN

  • Sejak pertama kali mendapat kesempatan untuk bisa membaca terlebih dahulu 30 halaman pertama, aku sangat suka dan sangat penasaran dengan kelanjutan kisah Gytha dan Wisnu. Bahkan aku nggak sabar untuk menunggu kedatangan paket limited edition novel Il Tiramisu ini.
  • Di novel ini banyak "beterbangan" berbagai macam makanan dan minuman khas Italia, yang bikin aku ngiler dan lapar. Haha... Selain itu, penulis juga menyisipkan beberapa tips dalam memasak, seperti memotong apel, memanfaatkan buah apel yang sudah di kupas, dan bagaimana membuat muffin.

KRITIK & SARAN 

Berhubung ini pertama kali aku membaca karya dari kak Dy Lunaly, aku tidak bisa membandingkan dengan karya sebelumnya. Aku cukup menikmati kisah ini dan membuat aku penasaran hingga akhir. Cuma satu yang kurang yaitu chemistry diantara Gytha dan Wisnu. Alangkah baiknya bila chemistry mereka tidak dibuat terburu-buru.


                                                                         ***

Overall, novel ini cocok dibaca buat pecinta novel romance dan kuliner. Dijamin bikin laper dan baper. hahaa... Rating buat novel Il Tiramisu ini adalah 4 bintang





























Wrap Up: IRRC 2017

Halo, Aku mau wrap up nih bacaanku di IRRC 2017 sampai hari ini. Belum semua review yang aku buat di blog, banyakan yang sempat aku re...